Nestle Membangun Kemitraan Peternak Sapi Lokal, Kesejahteraan Peternak Sapi Meningkat

Nestle merupakan anak perusahaan Nestle SA yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Didirikan pada tahun 1868, Nestle memiliki karyawan berjumlah 80.000 orang dari seluruh dunia. Di tahun 1975, Nestle memulai kemitraan peternak sapi lokal yang pada awalnya memasok 160 liter susu sapi segar.

Dimulai Pada Tahun 1975

Pada tahun 1971, produk-produk susu Nestle mulai diproduksi di Indonesia semenjak pabrik Nestle pertama berdiri di Indonesia tepatnya di Waru, Jawa Timur. Setelah 4 tahun berselang, Nestle mulai membeli bahan baku dari peternak sapi perah lokal dengan pasokan 160 liter susu sapi segar setiap harinya melalui koperasi susu.

Melibatkan 27.000 Peternak Sapi Perah

Kemitraan ini melibatkan kurang lebih 27.000 peternak sapi perah, melalui 41 koperasi susu yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur. Setiap harinya, Nestle menggunakan 500.000 liter susu sapi segar guna memenuhi kebutuhan produksi pabrik di Kejayan, Jawa Timur. Susu sapi segar tersebut menghasilkan produk susu berkualitas mulai dari Bear Brand, Lactogrow, hingga Dancow.

Creating Shared Value

Kemitraan peternak sapi lokal yang telah berlangsung selama lebih dari 45 tahun tersebut merupakan salah satu upaya Nestle untuk Menciptakan Manfaat Bersama atau Creating Shared Value.

Kerja sama tersebut terjalin guna memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku bermutu tinggi, yang digunakan untuk kebutuhan produksi pabrik Nestle. Selain itu kerja sama Nestle dengan para peternak sapi perah lokal juga sekaligus membuka akses ke pasar, serta dapat menjadi suatu dukungan yang diperlukan bagi peternak guna meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Pendampingan Kepada Peternak Sapi Perah Lokal

Melalui tim MPDD atau Milk Procurement and Dairy Development, Nestle juga memberikan pendampingan finansial dan teknis kepada para peternak sapi perah lokal guna membantu meningkatkan produktivitas serta kualitas susu sapi yang dihasilkan.

Nestle memberikan pelatihan mengenai praktik-praktik peternakan sapi perah yang mencakup teknik instalasi water ad libitum di kandang sapi. Teknik tersebut digunakan untuk memastikan ketersediaan air bersih untuk sapi, pemotongan kuku, dan juga teknik alternatif bagaimana cara mengikat sapi yang benar untuk menggantikan penggunaan cincin hidung.

Tak hanya itu, peternak sapi perah lokal juga menerima dukungan finansial guna membantu memperbaiki kandang sapi serta melengkapi peralatan peternakan.

Nestle Menjadi Anggota Aktif Partnership for Indonesia Sustainable Agriculture (PISAgro)

Tak hanya menggandeng para peternak sapi perah lokal, Nestle Indonesia juga menjadi partisan aktif dari PISAgro. PISAgro merupakan rekanan pemerintah bersama swasta, yang mengusung visi mendukung upaya pemerintah untuk menghadapi masalah ketahanan pangan. Upaya yang dilakukan mulai dari menaikkan produksi pertanian hingga meninggikan taraf hidup petani serta peternak sapi perah.

Kemitraan peternak sapi lokal dan Nestle yang telah terjalin selama lebih dari 45 tahun tak hanya dapat memenuhi kebutuhan bahan baku susu, namun juga mampu Menciptakan Manfaat Bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *