Mengenal Lebih Dekat Wisata Candi Borobudur

Mengenal Lebih Dekat Wisata Candi Borobudur

Wisata Candi Borobudur merupakan bangunan candi sekaligus kuil Buddha terbesar dengan berbagai keunikan, baik itu destinasi wisata pendukung ataupun kulinernya.

Wisata Candi Borobudur merupakan salah satu destinasi yang cukup populer di Indonesia. Terletak di Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Bangunan ini banyak dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara sebagai candi sekaligus kuil Buddha terbesar di dunia.

Bangunan yang memiliki luas sekitar 2500 m² ini sangat legendaris dan menyimpan berbagai fakta yang menarik. Seperti salah satunya yakni relief di sepanjang dinding candi yang menceritakan mengenai kejayaan kerajaan Hindu-Budha di Nusantara.

Sejarah Candi Borobudur

Candi Borobudur diperkirakan mulai dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra pada abad ke-8 atau lebih tepatnya sekitar tahun 750-an masehi. Pembangunan candi diperkirakan berlangsung selama 75 tahun sampai akhirnya selesai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga.

Bangunannya terdiri atas tumpukan blok batu yang tersusun dalam tiga struktur, hal ini didasarkan pada filosofi tingkatan semesta berdasarkan ajaran agama Buddha. Di sekitar bangunan tersebut terdapat ornamen berupa panel relief yang berjumlah 2672 dan patung Buddha sebanyak 504 buah.

Berdasarkan catatan sejarah, Candi Borobudur sempat tertimbun oleh material hasil erupsi Gunung Merapi selama ratusan tahun. Erupsi dahsyat yang terjadi pada tahun 1006 Masehi ini mengeluarkan material vulkanik yang mengakibatkan bangunan candi rata dengan tanah.

Beberapa abad kemudian, Candi Borobudur kembali ditemukan oleh seorang insinyur Belanda yang bernama Hermanus Christiaan Cornelius pada masa kekuasaan Thomas Stamford Raffles di Pulau Jawa. Setelah itu, pemerintah terus melakukan renovasi dan pemugaran.

Terlebih ketika Indonesia sudah merdeka, pemerintah terus mengupayakan renovasi Candi Borobudur sampai pada akhirnya pada tahun 1991 UNESCO menetapkan bangunan tersebut menjadi situs warisan budaya dunia.

Destinasi Sekitar Wisata Candi Borobudur 

Tidak hanya menawarkan bangunan megah sebagai wujud keajaiban dan warisan budaya dunia, di tempat ini kamu juga bisa menemukan beberapa objek wisata lain yang tidak kalah menarik. Adapun beberapa diantaranya yakni Museum Borobudur, Museum Samudra Raksa dan Museum MURI.

Selain itu, terdapat pula wisata alam yang bisa kamu kunjungi yakni Punthuk Setumbu. Melalui tempat itu kamu bisa menikmati indahnya Candi Borobudur dari atas ketinggian bukit dengan suasana pedesaan yang sejuk dan asri.

Tidak jauh dari Punthuk Setumbu, terdapat pula destinasi wisata lain yang cukup unik dan tidak kalah menarik. Bangunan tersebut ialah gereja yang dibangun pada tahun 90-an dengan bentuk yang unik menyerupai kepala ayam.

Jika kamu tertarik dengan wisata budaya, maka Candi Mendut, Candi Pawon dan Candi Ngawen juga bisa menjadi alternatif lain ketika ingin mengunjungi destinasi sekitar Candi Borobudur.

Setelah kamu lelah berkeliling menikmati berbagai macam destinasi sekitar candi, maka kamu bisa mencoba untuk beristirahat dan menginap di beberapa penginapan desa wisata di sekitar candi. Adapun beberapa diantaranya yakni Desa Karangrejo, Desa Wanurejo, Desa Candirejo dan Desa Tanjungsari.

Kuliner Khas Candi Borobudur 

Ketika kamu merasa lelah dan lapar setelah berkeliling area wisata Candi Borobudur ataupun mengunjungi beberapa destinasi wisata lainnya, maka tidak ada salahnya jika kamu mencoba kuliner khas Magelang.

Adapun beberapa diantaranya yakni olahan ikan yang kerap disebut sebagai mangut beong atau ndas beong, sego godog, kupat tahu, sop senerek dan nasi lesah. Dari beberapa kuliner tersebut, mangut beong merupakan salah satu makanan yang paling populer dan banyak disukai.

Kamu dapat dengan mudah menemukan banyak tempat yang menjual menu makanan tersebut di sepanjang jalan menuju Candi Borobudur ataupun di dekat pasar oleh-oleh. Dengan demikian, kamu bisa mencoba beberapa kuliner khas sambil membeli oleh-oleh khas Magelang.

Akses Menuju Candi Borobudur

Terdapat dua jalur yang bisa kamu coba untuk sampai ke Candi Borobudur, yakni melalui jalur udara dan jalur darat. Berikut ialah penjelasan lebih lengkapnya:

  • Jalur udara

Bagi kamu yang ingin berwisata ke Candi Borobudur melalui jalur udara, maka kamu bisa turun di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta ataupun Bandara Internasional Kulon Progo Yogyakarta.

Setelah itu perjalanan dilanjutkan dengan jalur darat menggunakan kendaraan umum ataupun menyewa mobil selama kurang lebih 1 jam sesuai dengan tingkat kepadatan lalu lintas.

  • Jalur Darat

Jika berangkat dari Jakarta menggunakan mobil pribadi, maka kamu bisa melewati jalur tol Trans Jawa selama kurang lebih 8 jam perjalanan. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan angkutan berupa bis antar kota  yang berhenti di terminal Tidar Kota Magelang.

Setelah itu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Candi Borobudur selama kurang lebih 1 jam dengan bis kota ataupun angkutan umum.

Sebagai alternatif lain, kamu juga bisa menggunakan transportasi kereta api dari Stasiun Yogyakarta, baik itu Stasiun Tugu maupun Stasiun Lempuyangan lalu dilanjutkan dengan mobil ataupun menyewa kendaraan menuju candi selama kurang lebih 1 jam.

Candi Borobudur termasuk salah satu destinasi wisata populer yang terletak di lokasi strategis dan mudah dijangkau bukan? Oleh sebab itu, kamu tidak perlu ragu lagi untuk segera merencanakan liburan ke tempat ini dan jangan lupa tetap selalu patuhi protokol kesehatan ya!

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.